Monday, 30 January 2017

EUFORIA MENJELANG SENJA



EUFORIA MENJELANG SENJA

Rutinitas yang terus menerus terkadang membuat otak kita jadi jenuh,pikiran kadang kalut dan emosional. Beberapa orang saya temui sedang duduk melihat teman-temannya yang memancing di sungai Code, yang saat itu (Kamis, 26 Januari 2017) airnya sedang keruh. Apakah mungkin mereka dapat ikan di air yang sedemikian keruh?  Pertanyaan itu muncul begitu saja dari mulut saya, tapi beberapa orang menanggapi dengan tertawa bahwa mereka hanya melihat orang mancing dan itu saja yang membuat hati mereka bahagia, emosionalnya lepas bebas. “Seperti kembali ke alam bebas.” Kata Pak Heru Santoso (63 tahun), pensiunan Perum Angkasa Pura, yang setiap sore menjelang senja selalu menyempatkan diri menonton orang mancing di seputar rumahnya, ledok Jogoyudan Yogyakarta.
Apa yang dicari? Begitu pertanyaan saya selanjutnya. Ada yang bilang untuk sekedar mencari ide, melepas lelah setelah seharian beraktifitas kerja, menengok teman atau sekedar mencari hiburan di sore hari. Murah dan Meriah! Itu jawaban dari para penonton sambil sesekali tertawa terbahak-bahak melihat ulah para pemancing yang jadi jagoan hari itu. Aneka humor segar selalu tercipta saat itu, mungkin para pemancing yang menanggapi atau malah sebaliknya, dari pihak penonton yang memberi umpan sebuah humor...saling sahut menyahut layaknya media sosial yang memakan banyak biaya.
Begitulah euforia menjelang senja di pinggiran sungai Code, Gondolayu, Yogyakarta yang dapat menambah wawasan kebersamaan, cinta alam dan lingkungan serta menjalin persahabatan yang lebih erat. Acara yang mudah, murah, dan meriah dari masyarakat ledok Jogoyudan Yogyakarta.




Wednesday, 18 January 2017

TEMU KANGEN



Temu Kangen SMA Budya Wacana 1 Jogja

Banyak masyarakat yang memanfaatkan acara libur panjang akhir tahun untuk mengadakan reuni atau temu kangen baik tingkat SD, SMP, SMA, maupun PT. Masing-masing tingkat memiliki tingkat kenangan, kesan dan daya pikat yang berbeda satu dengan yang lain.
Reuni merupakan kegiatan temu kangen dan ajang bernostalgia tentang suka duka di masa-masa sekolah bersama teman-teman atau guru yang memiliki keunikan dan karakternya masing-masing. Reuni menjadi ajang untuk bercerita tentang apasaja yang terjadi setelah mereka berpencar dan berpisah.
Munculnya bermacam jejaring sosial seperti BBM, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter semakin mempermudah jalinan silaturahmi yang sudah terputus puluhan tahun.
Manfaat positif dari ajang temu kangen adalah mengasah kepekaan sosial dengan menggalang dana untuk kepentingan masyarakat yang sedang mengalami musibah atau bencana. Manfaat lainnya selain untuk mengenang masa-masa sekolah adalah untuk mengurangi beban emosional,meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan daya tahan kesehatan terhadap faktor emosional. Menurut penelitian, seseorang yang banyak dikelilingi teman dan saudara kemungkinan meninggal lebih cepat berkurang 50 % dibandingkan mereka yang tidak memiliki kehidupan sosial.
Tidak sedikit acara reuni dapat melahirkan gerakan cinta almamater yang dimotori oleh para alumnus yang telah sukses dalam bidang yang digelutinya. Pemberian kemudahan informasi dan berbagai fasilitas kepada adik kelas yang berminat pada bidangnya masing-masing merupakan salah satu wujud dari gerakan tersebut.
Suksesnya acara reuni bukan hanya dilihat dari jumlah yang hadir atau meriahnya acara melainkan bagaimana penyelenggara acara itu dapat menciptakan suasana berkesan dan akrab bagi yang hadir, yang kemudian dari kegiatan reuni tersebut dapat bermanfaat bagi para alumni, masyarakat dan negara maupun kemanusiaan sesuai dengan visi dan misi almamater yang dapat diketahui pada saat kita memasuki sekolah dulu.




Berikut adalah nama-nama yang masih dapat diingat Penulis: (kiri ke kanan)
Atas : Atik Kartika; Emilia Kusumawati; Aris Sapto Nugroho; Karunia Agung (Si Boy); Ariyanto (Thuyul); Honorius Hana; Titi Endang Sulistyowati; ERikson Manafe; Bibit Widyaningsih (Penyimpan Dokumen ini); Davis; Budi Prasetya (Penulis); Kukuh Prihastowo (Oki); FX. Cahyadi.
Bawah: Agatha Inti Bebasari (RIP); Yunita; Diana Viraya; Heni Novita; Christianto Agung (Kadir); Hermanto (Conglip); Gede Wisnu Aditya; Yuni Hartono (Volvox)
Fotografer: Bambang Riawan (Dobol); Lokasi : Jl. Bumijo Yogyakarta. (bersambung...)

Friday, 13 January 2017

BOSAN HIDUP?




NARASI:

P
erasaan bosan hidup kadang terlintas dalam pikiran kita yang disebabkan oleh berbagai faktor,misalnya: ekonomi, penyakit, psikologi, sosial dan masih banyak alasan lain yang menyebabkan seseorang merasa BOSAN HIDUP. Untuk mengatasi bosan hidup salah satu cara yang paling unik adalah MEMANCING. Ambillah peralatan memancing dan mulailah mengenal air dimana ikan hidup. Dengan begitu seseorang akan belajar untuk sabar,mempertajam intuisi dalam mengamati habitat ikan dan yang lebih penting adalah belajar sifat-sifat air. Air adalah sumber hidup di bumi kita. Dengan mempelajari air maka kita sekali lagi belajar mengenal hidup kita. Dan akhirnya kita akan lebih merasa mencintai kehidupan.

Tuesday, 10 January 2017

SEMBOYAN 35



SEMBOYAN 35

Moda kereta api adalah jenis transportasi massal yang saat ini sedang digemari karena murah, efektif mengangkut penumpang,dan relatif aman.
Jika sebuah kereta api membunyikan klakson panjang yang disebut SEMBOYAN 35 artinya sedang minta perhatian, baik dari penjaga perlintasan maupun pengguna jalan lainnya.
Bila pasangan hidup atau relasi kita memberikan SEMBOYAN 35,maka reaksi apakah yang akan kita berikan? Perhatian,cinta atau yang lainnya? Sudahkah itu kita lakukan?

Thursday, 6 August 2015

RESEP KACANG BAWANG SEDERHANA

Bahan:
Kacang 1 kg, bawang 21 biji yang besar-besar, garam 1 sendok makan penuh, pemanis buatan (sakarin) seujung kuku sendok teh (bila menggunakan gula alami kacang menjadi gosong dan lengket),daun salam secukupnya.

Cara:
*kacang dicuci dengan air yang mengalir lalu tiriskan,
*bawang putih di “keprek”lalu iris memanjang.
*Aduk semua bahan tersebut beri 5-7 sendok makan air,aduk bahan diatas api sedang sampai air habis, dinginkan sebentar.
*Kacang siap digoreng dengan api sedang,
*Jika bawang sudah kelihatan kuning pisahkan bawang tersebut dalam sebuah tempat supaya tidak gosong,
*Jika kacang sudah nampak kuning keemasan segera angkat dan tiriskan minyaknya.
*Setelah kacang dingin,campurkan bawang yang sudah dipisahkan tadi lalu diaduk.
* Kacang siap disajikan. MUDAH BUKAN?