Friday, 12 May 2017

EDUKASI DIABETES



EDUKASI DIABETES



Diabetes dan Pengelolaannya

            Divonis terkena Diabetes bukan berarti hidup penuh keterbatasan. Anda hanya perlu 5 langkah untuk menjalankan hidup sehat. Optimalkan langkah ke-5 dengan memonitor gula darah secara teratur agar gula darah selalu seimbang.

Apa itu Diabetes?
            Diabetes Melitus (DM) atau orang awam sering menyebutnya dengan penyakit kencing manis, adalah suatu kondisi gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia).

            Diabetes disebabkan karena tubuh kekurangan insulin atau jumlah insulinnya cukup namun tidak mampu bekerja dengan baik. Fungsi insulin adalah untuk menurunkan kadar gula dalam darah yang bekerja dengan cara:
  1. Merangsang sel-sel tubuh agar dapat menyerap gula
  2. Meningkatkan jumlah gula yang disimpan di dalam hati
  3. Mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula

Pada diabetisi, gula tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh karena insulin kurang atau rusak.

Bagaimana makanan dicerna?
            Tubuh manusia tersusun dari jutaan sel yang membutuhkan energi agar dapat berfungsi dengan baik. Saat kita makan, makanan akan dicerna menjadi glukosa (gula) yang akan diangkut menuju sel untuk diolah menjadi energi. Agar dapat masuk ke dalam sel, gula membutuhkan bantuan insulin. Semakin banyak gula yang memasuki sel, kadar gula dalam darah akan menurun.

Gejala Diabetes:
  1. Mudah haus dan lapar
  2. Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
  3. Sering kencing
  4. Cepat lelah dan mengantuk

Gejala lain yang mungkin timbul:
  1. Mudah terkena infeksi
  2. Luka sulit sembuh
  3. Sering kesemutan terutama pada kaki
  4. Sering timbul bisul
  5. Penglihatan kabur
  6. Infeksi jamur dan gatal terutama di area sekitar kemaluan

Komplikasi Diabetes
HIPOGLIKEMIA, adalah kondisi kadar gula dalam darah yang terlalu rendah (sekitar ≤ 60 mg/dl). Dapat terjadi bila dosis obat/insulin yang digunakan terlalu tinggi, atau porsi makan terlalu sedikit, atau karena olah raga yang terlalu berat. Gejalanya adalah lapar, lemas, mual, pusing, gemetar, pandangan kabur, keringat dingin, jantung berdetak terlalu kencang/cepat. Bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan hilangnya kesadaran.

Komplikasi Kronis:
Gangguan Pembuluh Darah Kecil (Mikrovaskular):
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Gangguan fungsi seksual
  • Gangguan fungsi syaraf

Gangguan Pembuluh Darah Besar (Makrovaskular):
·         Stroke
·         Penyakit Jantung Koroner
·         Penyakit Pembuluh Darah Tepi

Tips Pengelolaan Diabetes:
4 SEHAT 5 TERATUR
1.   Edukasi Diabetes: Rajin mengikuti Edukasi Diabetes, membantu Diabetisi memahami seluk beluk diabetes dan cara-cara pengendaliannya.
2.   Aktivitas Fisik: Lakukan aktivitas fisik 3-4 kali seminggu selama 30 menit untuk memperoleh hasil yang optimal.
3.   Pengaturan Makan: Untuk menjaga gula darah tetap seimbang, Diabetisi dianjurkan untuk mengatur pola makan dengan gizi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan kalori.
4.   Minum Obat/Insulin: Bila pengaturan pola makan dan aktivitas fisik sesuai anjuran belum juga berhasil, dokter akan memberikan obat yang cocok.
5.   Monitor Gula Darah secara Teratur.

PENTINGNYA MONITORING
            Pemeriksaan gula darah secara mandiri merupakan suatu usaha yang penting dalam pengendalian diabetes. Dengan melakukan secara teratur, Anda dapat makan dan beraktivitas lainnya seperti biasa. Dengan pemeriksaan rutin gula darah, Anda dibantu menikmati hidup layaknya orang lain yang sehat. Namun jangan lupa, catat hasilnya dalam buku catatan gula darah. Data-data tersebut akan sangat berguna sebagai informasi bagi dokter dalam mengambil keputusan medis maupun merubah pola terapi bagi Anda.

KAPAN WAKTU YANG TEPAT MEMERIKSA GULA DARAH?
Waktu Periksa
Target Ideal
Sedang
Buruk
Puasa
80-100 mg/dl
100-125 mg/dl
> 126 mg/dl
2 jam setelah makan
80-144 mg/dl
145-179 mg/dl
> 180 mg/dl
Sumber: Konsensus Perkeni 2006


No comments: